Tips Menjaga Kesehatan Keuangan dengan Financial Check-Up

Di keuangan ada 2 sampel yang diperlukan untuk melakukan financial check-up, yaitu:

1. Catatan kekayaan

Dengan mengetahui catatan kekayaan berupa aset dan utang, seseorang jadi lebih mengetahui gambaran kebiasaan keuangan di masa lalu. Terdapat 3 jenis aset, yakni:

  • Aset likuid, jenis aset yang mudah dijual. Contoh uang di ATM, tabungan, deposito.
  • Aset personal, aset yang ditinggali dan tidak bertujuan untuk dijual. Contohnya rumah, kendaraan.
  • Aset investasi, aset yang bersifat fluktuatif dan dibeli dengan tujuan jangka panjang. Misal, reksa dana, saham, kos-kosan.

Dari sisi utang ada 2, antara lain:

  • Utang jangka panjang, apabila pelunasannya lebih dari satu tahun.
  • Utang jangka pendek, apabila pelunasannya kurang dari satu tahun.

2. Catatan arus kas

Catatan arus kas lebih pada keuangan sehari-hari, arus uang masuk dan keluar. Adapun arus kas masuk antara lain gaji, bonus, THR, bunga deposito, hasil usaha, dll. Sementara arus kas keluar dapat berupa cicilan utang, pengeluaran pribadi, pengeluaran rutin seperti rumah tangga, anak, transportasi, dll.

8 area perencanaan keuangan, antara lain:

  1. Pengaturan arus kas
  2. Manajemen utang
  3. Perencanaan dana pendidikan
  4. Perencanaan proteksi atau asuransi
  5. Perencanaan dana pensiun
  6. Perencanaan investasi
  7. Perencanaan waris
  8. Perencanaan pajak

Jenius, sebagai solusi life finance untuk membantu masyarakat digital savvy mengelola kehidupan dan keuangan yang lebih simpel, cerdas, dan aman, memiliki tujuh fitur yang membantu financial check-up dan planning yaitu e-Statement, Maneytory, Save It, Mata Uang Asing, Reksa Dana, Flexi Cash, dan Kartu Kredit Jenius.

Penulis: Maritza Samira

#BreakingBoundariesJanuari

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *