Tidur Siang Memiliki Kaitan dengan Kecerdasan Seseorang? Berikut Faktanya

Fimela.com, Jakarta Dalam berkerja ataupun belajar pasti ada kalanya merasa kantuk terutama di jam-jam istirahat seperti di siang hari. Tidak sedikit orang yang malah memilih untuk mengkonsumsi kafein seperti kopi untuk memastikan mata benar-benar melek tanpa harus tidur siang.

Banyak faktor yang menjadi penyebab untuk tidak melakukan tidur siang, tekanan pekerjaan yang dimiliki hingga ketakutan akan tidak bisa tidur di malam hari menjadi 2 faktor utama mengapa orang-orang malas melakukan tidur siang. 

Faktanya, tidur siang dapat dilakukan asalkan dengan kondisi yang tepat. Lama tidur siang hingga jam waktu tidur siang juga tidak bisa sembarangan. Alih-alih kamu mendapatkan tenaga lain untuk melakukan aktivitas, kamu bisa kebablasan dan membuat tubuh menjadi lemas bahkan berat. 

Sama halnya dalam penyerapan informasi, jika kamu memaksakan tubuh, kamu tidak dapat menerima informasi dengan tepat. Akibatnya kamu tidak bisa berkonsentrasi terhadap pekerjaan, selain itu tidur siang berlebih juga dapat mempengaruhi memori otak dimana bagian tersebut berfungsi untuk menyimpan segala jenis informasi yang kamu peroleh untuk ke depannya.

Kecerdasan otak juga dipengaruhi oleh kualitas tidur seseorang. Jika kamu memiliki kualitas tidur yang buruk, kamu tidak dapat berkonsentrasi, akibatnya kamu mudah lelah, pusing, bahkan mudah tertidur. Kalau kamu memang ingin meningkatkan kecerdasan, ketahui dulu tidur siang yang baik dan benar bagaimana. Berikut informasi dari American Psychological Association dan John Hopkins Medicine. 

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *