Memahami Kaitan Antara Gangguan Mental dan Tingkat Kecerdasan Seseorang

Faktanya, sebagian besar penelitian yang melaporkan dampak negatif kecerdasan terhadap kesehatan mental sering kali mengalami bias pengambilan sampel, kurangnya kelompok kontrol, atau besar sampel yang tidak mencukupi. Dilansir dari ncbi.nlm.nih.gov, bahkan tingkat kecerdasan yang tinggi muncul sebagai faktor pelindung kecemasan umum dan PTSD.

Tingkat kecerdasan tidak secara langsung meningkatkan risiko gangguan mental. Misal, orang dengan autisme biasanya memiliki IQ di atas rata-rata mempunyai risiko lebih tinggi untuk terkena depresi. Kemungkinan lainnya yaitu orang yang lebih cerdas lebih mungkin terdiagnosis dibandingkan orang dengan kecerdasan rata-rata atau di bawah rata-rata.

Orang-orang yang berpendidikan, sadar akan kesehatan, dan umumnya berpengetahuan luas lebih cenderung mencari bantuan untuk penyakit mental dan kecil kemungkinannya untuk dibujuk oleh stigma yang dirasakan. Dengan kata lain, sebagian dari angka yang lebih tinggi tersebut mungkin mencerminkan lebih banyak kesadaran dan akses yang lebih besar terhadap program kesehatan mental dan pengobatan kecanduan.

Penulis: Maritza Samira

#BreakingBoundariesNovember

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *