Cara Hidup Tenang dengan Filosofi Stoik

Keadilan

 

Jadilah pemberani dan temukanlah keseimbangan. Poin ini lah yang menjadi kunci utama dari Stoik. Sebenarnya semua hal tidak akan berarti untuk kaum stoik selain dari keadilan dan melakukan hal yang benar. 

Hal ini banyak dipercaya saat menerapkan stoik karena pengaruhnya kepada orang lain. Bahkan Marcus Aurelius menegaskan kalau keadilan adalah kebajikan dari segala sumber.

“sumber dari semua kebaikan lainnya,” ujar Marcus Aurelius.

Semenjak adanya stoik, semuanya akan berputar terhadap mendorong dan mengadvokasi keadilan. Kebanyakan praktek stoik itu membawa resiko besar untuk diri sendiri dan membutuhkan keberanian yang besar terutama dalam melakukan dan membela-bela orang-orang dan gagasan yang mereka cintai.

Beberapa contohnya bisa dilihat oleh apa yang dilakukan George Washington dan Thomas Jefferson dalam membentuk negara baru yang bertujuan untuk berjuang dengan ketidak sempurnaan untuk memperjuangkan demokrasi dan keadilan.

Orang yang mempelajari dan menerapkan stoik akan melihat dunia dengan jelas, tetapi juga akan melihat dunia apa adanya. Mereka akan membantu dengan strategis dan keberanian.

Kebijaksanaan

Keberanian, kesederhanaan dan keadilan adalah keuntungan yang didapatkan dalam kehidupan. Namun, seberapa besar keberanian yang harus dimiliki? apakah hal ini cukup adil? Apakah ini cukup?  

Itulah yang menjadi kebaikan akhir dalam mengetahui pembelajaran yang hidup untuk menjelajahi dunia. Kebijaksanaan selalu menjadi hadia utama dalam menerapi stoik. Zeno mengungkapkan kita diberi dua mata, dua telinga, dan satu mulut karena sebuah alasan pertama untuk lebih banyak mendengar daripada berbicara, memiliki dua mata diwajibkan untuk membaca dan mengamati daripada berbicara.

Dapat kita simpulkan kalau dengarkan dulu omongan orang sebelum membuat kesimpulan dan keputusan, karena hal ini dapat memberikan dampak bagi tokoh-tokoh yang terseret dan tentukan pilihan apa yang kiranya bijak untuk masa depan.

Stoik adalah kunci dunia ini, kemampuan untuk membedakan antara sekumpulan besar informasi yang tersedia dak kebijaksanaan sebenarnya yang perlu anda lakukan dalam menjalani kehidupan yang baik. Epictetus menekankan kalau kuncinya adalah belajar.

Tujuannya bukan hanya untuk memperoleh informasi melainkan jenis informasi yang tepat. Makanya ada penekanan untuk melakukan meditasi, dalam segala hal, tekan Epictetus. 

Sama halnya di zaman sekarang untuk menyerap dan mengkonsumsi berita dengan benar, jangan mudah percaya terhadap satu informasi, carilah beberapa referensi dan tentukan pendapatmu dengan bijaksana. 

 

 

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *