7 Penyebab Roti Bantat yang Sering Terjadi 

4. Adonan Terlalu Kering atau Basah

Jika adonan terlalu kering, roti tidak akan dapat mengembang dengan baik karena tidak ada cukup uap air yang dihasilkan untuk menghasilkan tekanan yang diperlukan untuk mengembangkan roti. Di sisi lain, jika adonan terlalu basah, maka roti tidak akan dapat mempertahankan bentuknya dan cenderung menjadi bantat.

5. Proses Fermentasi Terganggu

Selain itu, mungkin saja proses fermentasi ragi tidak berjalan dengan baik. Ragi merupakan komponen penting dalam proses pembuatan roti karena menghasilkan gas karbon dioksida yang mengembangkan roti. Jika proses fermentasi ragi terganggu, misalnya karena suhu atau kelembaban lingkungan tidak tepat, maka roti tidak akan dapat mengembang dengan baik.

6. Adonan Tidak Diistirahatkan

Adonan roti memerlukan waktu istirahat untuk proses fermentasi dan pembentukan gluten. Fermentasi akan menghasilkan gas yang akan membuat adonan mengembang, sementara pembentukan gluten akan memberikan tekstur yang kenyal pada roti. Jika adonan roti tidak diberi waktu istirahat yang cukup, proses fermentasi dan pembentukan gluten tidak akan berjalan dengan baik, sehingga mengakibatkan roti bantat.

Selain faktor-faktor di atas, masalah kue yang bantat juga bisa disebabkan oleh bahan-bahan yang sudah kadaluwarsa atau teknik memanggang yang tidak tepat. Pastikan untuk menggunakan bahan-bahan segar dan memperhatikan teknik memasak yang benar.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *