5 Manfaat Teh Oolong Bagi Kesehatan Tubuh

Dilansir dari Tea Kruthi eh oolong dapat memberikan kontribusi positif dalam pengelolaan penyakit diabetes, terutama diabetes tipe 2. Kandungan polifenol dalam teh oolong, seperti epigallocatechin gallate (EGCG), memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu menjaga stabilitas kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh American Diabetes Association menemukan bahwa konsumsi teh oolong secara teratur selama 30 hari dapat signifikan mengurangi konsentrasi glukosa darah pada penderita diabetes.

Selain itu, teh oolong diketahui dapat meningkatkan metabolisme dan membantu dalam pembakaran lemak. Ini dapat membantu mengontrol berat badan, yang merupakan faktor penting dalam pengendalian diabetes. Beberapa studi juga menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi teh oolong secara teratur memiliki risiko lebih rendah untuk mengembangkan diabetes tipe 2.

Teh oolong juga dapat membantu dalam pengelolaan kolesterol dan tekanan darah, yang merupakan faktor risiko tambahan untuk komplikasi diabetes. Efek antioksidan dari teh oolong dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang dapat disebabkan oleh diabetes dan proses peradangan.

Meningkatkan kesehatan jantung

Dilansir dari Healthline, mengonsumsi teh oolong secara rutin dapat meningkatkan kesehatan jantung. Tekanan darah yang tinggi atau hipertensi dan penyumbatan pembuluh darah berisiko memicu penyakit jantung koroner dan serangan jantung. Teh oolong mengandung kafein, yang mana dapat mengurangi penyumbatan pembuluh darah dan mangendalikan tekanan darah.

Salah satu penelitian di Jepang yang diterbitkan oleh Journal Of Epidemiology & Community Health (2009) melibatkan 76 ribu orang dewasa di Jepang menemukan bahwa pria yang minum 8 ons (240 mL) atau lebih teh oolong setiap hari memiliki risiko penyakit jantung yang 61 persen lebih rendah. Selain itu, penelitian di China yang diterbitkan pada Jurnal Stroke AHA menunjukkan bahwa orang dewasa yang mengonsumsi teh oolong 1 hingga 2 cangkir sehari mampu menurunkan risiko penyakit stroke secara signifikan.

Membantu menurunkan berat badan

Apakah Sahabat Fimela ingin menurunkan berat badan? Cobalah untuk mengonsumsi teh oolong secara rutin, maka berat badanmu akan menurun seiring berjalannya waktu. Hal ini karena teh oolong mengandung kafein, xat yang dapat meningkatkan metabolisme. Dengan meningkatnya metabolisme, tubuh membakar lebih banyak kalori, yang mana dapat membantu menurunkan berat badan seiring berjalannya waktu.

Melansir dari Teasetc, selain kafein, teh oolong mengandung senyawa bernama polifenol, termasuk epigallocatechin gallate (EGCG). Polifenol ini memiliki sifat antioksidan dan telah dikaitkan dengan peningkatan oksidasi lemak. Oksidasi lemak adalah proses di mana tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi. Dengan meningkatkan oksidasi lemak, teh oolong dapat membantu dalam pembakaran lemak, yang berpotensi mendukung penurunan berat badan.

Selanjutnya, teh oolong diyakini dapat memengaruhi pengeluaran energi dan penggunaan lemak sebagai bahan bakar. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh oolong dapat meningkatkan tingkat pengeluaran energi tubuh, sehingga membantu membakar kalori lebih efisien.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *