5 Fakta Menarik Kota Tarim, Negeri Sejuta Wali Tanah Kelahiran Habib Umar bin Hafidz : Okezone Travel

ULAMA besar sekaligus wali masyhur yang kedatangannya sangat ditunggu, yakni Al Habib Umar bin Muhammad bin Salim bin Hafidz BSA akhirnya tiba di Indonesia pada Sabtu (19/8/2023) sore.

Kedatangan pendiri lembaga pendidikan Darul Musthofa di Kota Tarim, Hadramaut, Yaman itu dalam rangka menghadiri haul Syekh Abu Bakar bin Salim (Maula ‘Inat) ke-453 yang puncaknya berlangsung pada Minggu, 20 Agustus 2023 pagi di kawasan Cidodol, Jakarta Selatan.

Bicara soal Habib Umar bin Hafidz tak bisa terlepas dari Kota Tarim yang merupakan tanah kelahiran beliau.

Kota Tarim ialah sebuah kota kuno, yang namanya diambil dari seorang raja bernama Tarim bin Hadramaut.

Habib Umar bin Hafidz tiba di Indonesia (Foto: Majelis Rasulullah Official)

Kota ini dikenal dengan sebutan Tarim al-Ghanna yang artinya kota yang teduh karena banyak pepohonan dan sungai.

Selain itu, kota ini dikenal sebagai Kota al-Shiddiq karena memiliki seorang pemimpin bernama Ziyad bin Lubaid al-Anshari.

Tarim kerap dijuluki ‘Kota Sejuta Wali’, sebab begitu banyak para waliyullah dari kalangan Ba’alawi atau dzurriyyah keturunan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi Wasallam yang dimakamkan di sana. Salah satunya ialah keturunan Rasulullah yang pertama kali hijrah ke Hadramaut, yakni Imam Ahmad bin Isa Al-Muhajir.

Bangunan di Kota Tarim

Bangunan di Kota Tarim (Foto: IG/@anggunnsalsabila)

Secara geografis, Kota Tarim berjarak sekitar 600 km dari ibu kota Yaman, Sana’a. Untuk lebih mengenal lebih jauh tentang kota sejuta wali ini, berikut Okezone rangkumkan 5 fakta menarik Kota Tarim, tanah kelahiran Habib Umar bin Hafidz;

1. Punya banyak masjid bersejarah

Di Kota Tarim banyak tersebar masjid bersejarah peninggalan para ulama besar keturunan Rasulullah. Sebut saja Masjid Ba’alawy, Masjid Assegaf, Masjid Jami’ Al-Muhdhor, Masjid Imam Haddad, dan masih banyak lagi.

Total ada sekitar 365 masjid dan 5.000-an manuskrip dari latar belakang pendidikan dan monumen Islam berharga lainnya yang tersimpan di kota ini.

Masjid Muhdhor di Kota Tarim

Masjid Jami’ Al-Muhdhor (Foto: dok. Aqdar Alkhuder)

2. Didoakan Sayyidina Abu Bakar Ash-Shiddiq

Kota Tarim juga disebut Kota As-Shiddiq. Hal itu berawal saat Gubernur Tarim, Ziyad bin Labid, menyeru penduduk kota itu untuk membaiat Sayyidina Abu Bakar sebagai khalifah, dengan serentak mereka melakukannya dengan ikhlas.

Melihat hal tersebut, Sayyidina Abu Bakar lantas terharu dan langsung mendoakan kota itu dengan tiga macam doa: pertama, agar Tarim menjadi kota yang makmur, kedua, air kota ini berkah, ketiga, semoga Kota Tarim dihuni banyak orang shaleh dan waliyullah.

Ketiga doa Sayyidina Abu Bakar itupun dikabulkan Allah di mana kota ini akhirnya menjadi persinggahan para Ahlul Bait Rasulullah dari garis Sayyidina Husain radhiyallahu anhu dan melahirkan para auliya yang mencintai Allah dan RasulNya.


Follow Berita Okezone di Google News


3. Bumi sejuta wali

Kota Tarim banyak melahirkan para ulama besar yang berasal dari keturunan Rasulullah Shallallahu alaihi Wasallam atau di Indonesia dikenal dengan sebutan Habaib. Ulama dari wali min auliya illah ini di antaranya Al Imam Abdurrahman bin Muhammad Mauladdawilah As-Saqqaf (Assegaf); Al Imam Abdullah bin Abu Bakar As-Sakran; Al Imam Ahmad Syahabuddin Al-Ashgor; Al Imam Abdullah bin Alawi Al-Haddad, penulis Ratibul Haddad; Al Imam Ahmad bin Hasan Al-Atthas dan masih banyak wali masyhur lainnya.

Habib Umar bin Hafidz

Habib Umar bin Hafidz/Tengah (Foto: IG/@santritarim.id)

4. Kota subur berjuluk Tarim Al-Ghanna

Memiliki jenis tanah tandus, Kota Tarim justru subur dengan dikelilingi banyak pepohonan. Kota itu juga memiliki suasana sejuk di saat tertentu.

Meski berada di daerah yang minim curah hujan, Kota Tarim dan sekitarnya belum pernah kesulitan air bersih sampai detik ini.

Tumbuhan Subur di Kota Tarim

Tumbuhan subur di Kota Tarim (Foto: IG/@toandfrombeloved)

5. Dikenal sebagai kota ilmu

Masyarakat Kota Tarim juga dikenal sebagai penuntut ilmu yang ulung. Mereka mempelajari ilmu fikih Mazhab Imam Syafi’i yang dilengkapi dengan tasawuf, yakni ilmu yang mengajarkan penyucian hati.

Kota ini juga terdapat banyak pengayom dan ulama besar sehingga ia selalu diberkahi dan dijauhkan Allah Subhanahu wa Ta’ala dari segala hal buruk.

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *